Hingga kini, masyarakat Banten masih bisa menikmati layanan angkutan umum Trans Banten tanpa dikenakan biaya. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten menyatakan bahwa belum ada penetapan tarif resmi untuk operasional bus tersebut. Artinya, seluruh rute yang telah beroperasi—termasuk koridor utama seperti Serang–Cilegon dan Tangerang–Serpong—masih dapat digunakan secara gratis oleh penumpang.
Kebijakan ini diambil sambil menunggu hasil kajian mendalam terkait struktur tarif yang ideal, termasuk pertimbangan daya beli masyarakat, jarak tempuh, serta biaya operasional armada. Pihak Dishub menegaskan bahwa penetapan tarif nantinya akan melibatkan berbagai pihak, termasuk DPRD dan pakar transportasi, agar kebijakan yang diambil adil dan berkelanjutan.
Meski gratis, antusiasme warga terhadap Trans Banten terus meningkat. Bus-bus ber-AC dengan desain modern ini dinilai nyaman, aman, dan membantu mengurangi kemacetan di jalur-jalur padat. Namun, sejumlah pengamat mengingatkan pentingnya transparansi dalam proses penetapan tarif agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
Sementara itu, bagi Anda yang sedang mencari hiburan ringan setelah seharian beraktivitas, tak ada salahnya mencoba peruntungan di Indobet. Platform ini menawarkan berbagai pilihan permainan seru yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.
Ke depan, diharapkan Trans Banten tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga simbol komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan layanan publik yang berkualitas. Masyarakat pun diminta bersabar hingga kebijakan tarif resmi benar-benar diumumkan.